17 Mahasiswa dari Tangerang Tiba di Lutra Lakukan Self Monitoring

Lutra, Saorakyat.com— Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Luwu Utara (Lutra) Komang Krisna mengungkapkan adanya 17 mahasiswa asal Seko dari Tangerang, Banten, Jawa Barat tiba di Luwu Utara (Lutra) sejak Jumat (27/3/20).

Kini, ke-17 mahasiswa itu menjalani self monitoring atau karantina mandiri di Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Tanalili.

“Jadi mereka itu sekarang sedang menjalani self monitoring atau karantina mandiri,” kata Komang Krisna, Minggu (28/3/20)

Baca Juga: Akumulasi Positif Covid-19 di Sulsel Menjadi 47 Kasus

Komang menjelaskan, seluruh mahasiswa sebelumnya telah menjalani pemeriksaan oleh Tim Gerak Cepat dan dinyatakan sehat saat tiba di Luwu Utara.

Meski tidak ada gejala kata Komang, Dinas Kesehatan masih terus akan melakukan pemantauan selama 14 hari ke depan.

Hal itu, berlaku untuk semua orang yang baru masuk ke suatu daerah dan tidak memiliki gejala.

“Dalam interval waktu 1-14 hari ada gejala yang dirasakan barulah status mereka dinaikkan menjadi ODP (Orang Dalam Pemantauan),” jelasnya.

Baca Juga: Cegah Sebaran Corona, DPRD Lutra Mendesak Dishub Hentikan Sementara Bus AKAP

Hari ini, Minggu (29/3/20) tim dari TGC akan kembali lakukan pemantauan terhadap mereka. Pantauan saat ini kondisi mereka sehat. Mereka juga sudah mengantongi sertifikat sehat dari dua bandara.

Sementara itu, salah seorang mahasiwi, Selniati yang turut dalam rombongan menjelaskan, 17 mahasiswa termasuk dirinya telah melakukan karantina di asrama kampus tempat mereka melanjutkan pendidikan selama dua pekan.

Baca Juga: Langkah Serius AK-AS Menuju Pilkada Lutra, Surat Sakti PKS Sudah Dikantongi

Mereka sendiri merupakan mahasiswa dari Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia, Tangerang Jawa Barat yang turut menonaktifkan kegiatan belajar mengajar atas imbauan pemerintah menyusul mewabahnya Covid-19 di Indonesia.

“Pihak kampus memutuskan untuk mengizinkan kami pulang atas arahan dari pihak kesehatan yang sebelumnya memantau kami selama karantina di asrama,” tutur Selniati.

Dia mengatakan, pihak kesehatan menyatakan jika kondisi seluruh mahasiswa sehat dan dapat dipulangkan lantaran tidak ada aktivitas belajar.

Baca Juga: Sebaran Kasus Positif Covid-19 di RI Menjadi 1.285

“Sebelum kami tiba di kampung, kami memang diarahkan untuk mengikuti imbauan Pemda untuk melapor. Di bandara pun kami diperiksa dan didata baru kami dikasih sertifikat sehat,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, masyarakat diimbau tidak termakan oleh informasi yang tidak disertai dengan data yang akurat.

Tidak hanya itu, warga yang baru tiba di Kabupaten Lutra dan tidak merasakan gejala untuk tetap mengikuti protokol kesehatan diri dengan melakukan self monitoring dan tetap melapor ke aparat desa ataupun kecamatan. (pt/sr)

  • #Social Distancing
  • #Tetap di Rumah
  • #Jaga Stamina
  • #Ayo Bersama Cegah Covid-19

Next Post

KPU Siapkan Empat Opsi Penundaan Pilkada Serentak 2020

Ming Mar 29 , 2020
Lutra, Saorakyat.com – Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Luwu Utara (Lutra) Komang Krisna mengungkapkan adanya 17 mahasiswa asal Seko dari Tangerang, Banten, Jawa Barat tiba di Luwu Utara (Lutra) sejak Jumat (27/3/20). Kini, ke-17 mahasiswa itu menjalani self monitoring atau karantina mandiri di Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Tanalili. “Jadi […]