58 Warga Lutra Diambil Swabnya, Cluster Temboro Kurir Corona ke Tana Luwu?

LUTRA, Saorakyat.com–Tim Gerak Cepat (TGC) Dinkes Lutra melakukan tracking kontak terhadap adanya kasus positif Covid-19 dari Cluster Temboro (Santri Ponpes Magetan, Jatim). Total 58 warga yang diambil swabnya untuk memastikan terinfeksi atau tidak.

Santri tersebut dinyatakan positif Covid-19 setalah melalui diagnosis PCR Swab di Makassar dan dikonfirmasi ke Gugus Tugas Covid-19 Lutra, Jumat 24 April 2020.

“TGC Dinkes langsung bergerak melakukan tracking kontak, guna antisipasi penyebaran Covid-19 terhadap siapa saja pasien tersebut kontak langsung,” kata Jubir Covid-19 Lutra, Komang Krisna, Sabtu (25/4/20)

Komang mengatakan, pihaknya memutuskan untuk melakukan tracking kontak, tidak hanya kepada warga yang memiliki kontak erat, namun juga kepada seluruh warga yang baru saja tiba dari Temboro, Jawa Timur.

  • Baca Juga

Hasil PCR 16 Santri Ponpes Temboro Magetan Positif Covid-19

Tips Cegah Penularan Covid-19, Hindari Kerumunan

Kasus Positif Covid-19 Capai 8.607 Orang, Sulsel Sudah 432

“Warga yang dinyatakan positif itu dikarantina di Makassar, belum sempat ke Lutra. Setelah ada konfirmasi BBLK, kami langsung bergerak untuk melakukan tracking kontak,” ujar Komang

Saat ini lanjutnya, ada 4 kontak erat berhubungan pasien positif, namun sebagai antisipasi langsung menganalisis data dari provinsi.

Kesimpulannya kata Kamang, melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Total ada 58 orang yang akan diambil swabnya berdasarkan kontak tracking yang dilakukan oleh tim.

Komang meminta kerjasama dan dukungan masyarakat untuk memberikan data yang akurat serta tetap patuh dan taat dengan seluruh imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Ditegaskan Komang, pentingnya karantina mandiri bagi warga yang baru saja tiba dari luar Lutra, utamanya dari daerah transmisi lokal. Dan juga memberikan data yang benar kepada petugas yang ada di lapangan serta kooperatif melaporkan kondisinya kepada tim.

“Kasus yang pertama ini di Lutra menjadi kasus yang terakhir, untuk itu kami mohon dukungan semua pihak untuk disiplin menerapkan social dan physical distancing, dan rajin cuci tangan pakai sabun di bawah air yang mengalir, dan pakai masker jika terpaksa harus keluar rumah,” pinta Komang.

Diketahui, Bupati Magetan, Suprawoto menyebut ada 16 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fatah Temboro di Kecamatan Karas dinyatakan positif corona setelah hasil tes swab mereka telah keluar.

Menurutnya, ke 16 santri yang dinyatakan positif itu merupakan hasil dari tracking ke 43 pasien terkonfirmasi positif corona yang ada di Malaysia. Tercatat ada 305 santri yang telah menjalani rapid test.

“Dari 305 orang itu ada 31 hasil rapid test positif. Kemudian kami lakukan swab dan keluar 16 orang positif Covid-19,” kata Bupati Magetan, Suprawoto, Sabtu (25/4/20).

Ia menyebut, ke 16 santri itu berasal dari Malaysia, Thailand, Kamboja dan warga negara Indonesia (WNI).

Selain Santri asal Lutra ini yang terkonfirmasi posotif Covid-19, juga satu dari dua Santri asal Luwu, Bua dinyatakan positif dan kini dikarantina di RSUD Batara Guru Belopa. Mereka juga dari Cluster Temboro. (as)

Next Post

Positif Covid-19 di Indonesia Mencapai 8.882

Ming Apr 26 , 2020
LUTRA, Saorakyat.com–Tim Gerak Cepat (TGC) Dinkes Lutra melakukan tracking kontak terhadap adanya kasus positif Covid-19 dari Cluster Temboro (Santri Ponpes Magetan, Jatim). Total 58 warga yang diambil swabnya untuk memastikan terinfeksi atau tidak. Santri tersebut dinyatakan positif Covid-19 setalah melalui diagnosis PCR Swab di Makassar dan dikonfirmasi ke Gugus Tugas […]