Anggaran Tambahan Pilkada 2020 Sudah Cair, Ditransfer Langsung ke KPU Daerah

JAKARTA, Saorakyat.com– Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan anggaran tambahan untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 telah dicairkan oleh Kementrian Keuangan (Kemenkeu).

Menurut Komisioner KPU RI Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, dana tambahan tersebut telah ditransfer langsung oleh Kemenkeu kepada KPU provinsi dan kabupaten/kota penyelenggara Pilkada tanpa melalui perantara KPU pusat.

“Sudah cair, untuk KPU realisasi tahap pertama senilai lebih kurang Rp 941 miliar,” kata Raka, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/9/20).

Baca Juga: Mentan SYL Optimis RI Bisa Panen 15 Juta Ton Beras di Akhir Tahun

Dana tambahan yang bersumber dari dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) tersebut, kata Raka, akan digunakan untuk pembiayaan pengadaan barang dan jasa protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Menurutnya, sejumlah tahapan Pilkada di tengah pandemi membutuhkan perlengkapan protokol kesehatan, seperti tahap verifikasi faktual dukungan calon kepala daerah perseorangan, kampanye, hingga pemungutan dan penghitungan suara.

Anggaran tambahan tersebut sebelumnya telah diajukan KPU pada Menteri Keuangan Sri Mulyani sebesar Rp 4,7 triliun.

Baca Juga: Basmin: Petani di Luwu Banyak Miliki Lahan Luas, Tetapi Masih di Garis Kemiskinan

“KPU menyampaikan surat permohonan penambahan anggaran kepada Menteri Keuangan Nomor 433/PR.02.1-SD/01/KPU/VI/2020 pada 9 Juni sebesar Rp 4.768.653.986.000,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman dalam rapat kerja gabungan secara virtual, Kamis (11/6/20) lalu.

DPR bersama Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri menyetujui usulan penambahan anggaran untuk KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk penyelenggaraan Pilkada 2020.

Kemenkeu pun kemudian menyetujui pencairan tahap pertama sebesar Rp941 miliar dan menerbitkan Surat Penetapan Satuan Anggaran Bagian Anggaran (SP-SABA).

Baca Juga: Mendagri Desak Pemda Segera Cairkan Dana Pilkada 2020

Pilkada 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia, terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Awalanya, pemungutan suara Pilkada akan dilaksanakan pada 23 September. Namun, akibat pandemi Covid-19 yang masih menyebar di Indonesia, hari pencoblosan diundur menjadi 9 Desember 2020 hasil kesepatakan seluruh jajaran terkait di pemerintah.

Sementara itu, tahapan-tahapan pilkada yang sebelumnya sempat terhenti telah kembali dilanjutkan pada pertengahan Juni lalu.
(try/asy)

Next Post

Bupati Kutai Timur Ditangkap KPK dalam OTT di Kaltim

Jum Jul 3 , 2020
JAKARTA, Saorakyat.com– Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan anggaran tambahan untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 telah dicairkan oleh Kementrian Keuangan (Kemenkeu). Menurut Komisioner KPU RI Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, dana tambahan tersebut telah ditransfer langsung oleh Kemenkeu kepada KPU provinsi dan kabupaten/kota penyelenggara Pilkada tanpa melalui perantara […]