Kesal Lantaran Jarang Dilayani, Kuping Istri Disayat Pakai Bambu

LUWU, Saorakyat.com– Kesal terhadap tindakan istrinya, seorang suami di Dusun Salubanga, Lindajang, Suli Barat, Luwu menyayat kuping istrinya, Senin, (22/6/20)

Pelaku bernama Baco Bolong (43), alias Bapak Hasdi, nekat melakukan menyayat sebagian atau separuh telinga kanan istrinya, dengan menggunakan bambu yang sudah dibuat tajam dan runcing.

Pisau bambu itu memang sengaja disiapkan pelaku, karena merasa kesal kepada istrinya, Cigu (39), yang selalu bermalam di rumah tetangganya, dan jarang melayani makanan suaminya.

Atas kejadian itu, pelaku diringkus polisi, dan kini tengah diamankan di Polsek Larompong. Sebab, pelaku diketahui berkebun di wilayah Bukti Sutera, Larompong.

Baca Juga: Satu Kasus Baru Covid-19 di Toraja Meninggal Dunia

Baca Juga: Amankan Pilkada 2020, Kapolri Minta Jajarannya Susun Operasi Mantap Praja

Unit Reserse dan Kriminal Polsek Larompong, yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Larompong, Bripka Muhammad Yunus, telah melakukan penangkapan terhadap pelaku KDRT tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Larompong, Brigadir Kepala (Bripka) Muhammad Yunus, mengatakan, pelaku diamankan saat bersembunyi di salah satu rumah warga di Lindajang.

“Telinga istrinya yang sebelah kanan, terpotong. Sementara pelaku sudah kita amankan bersama sebilah pisau bambu,” kata Bripka Muhammad Yunus, Rabu (23/6/20)

Adapun korban bernama Ciga, 39 tahun, kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara suaminya, diamankan di Polsek Larompong untuk pemerikasaan lebih lanjut. (jp)

Next Post

Warga Bolaang Mongondow Selatan Rasakan Guncangan Gempa M6,0 Cukup Kuat

Sel Jun 23 , 2020
LUWU, Saorakyat.com– Kesal terhadap tindakan istrinya, seorang suami di Dusun Salubanga, Lindajang, Suli Barat, Luwu menyayat kuping istrinya, Senin, (22/6/20) Pelaku bernama Baco Bolong (43), alias Bapak Hasdi, nekat melakukan menyayat sebagian atau separuh telinga kanan istrinya, dengan menggunakan bambu yang sudah dibuat tajam dan runcing. Pisau bambu itu memang […]