Basmin Minta BLK Luwu Produksi Seribu Masker dan Maksimalkan ‘Social Distancing’

Luwu, Saorakyat.com–Menghadapi situasi darurat wabah Covid-19, pemerintah diminta proaktif dan kreatif dalam pencegahannya. Itu satu bagian dari instruksi Presiden Jokowi pada suatu rapat di Jakarta.

Situasi darurat demikian, dibutuhkan empati. Bukan saatnya memanfaatkan momen untuk mencari simpati. Terkhusus misalnya, daerah yang akan gelar pilkada.

Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang sebagai pamong senior dalam birokrasi dan politisi matang, memiliki kemampuan dalam situasi darurat.

Hanya saja, masih terkadang di lini perangkat daerahnya kurang mampu menjabarkan kebijakannya. Edaran bupati misalnya terkait Covid-19 belum massif tersosialisasi.

Bupati Luwu turun langsung memastikan situasi darurat ini berjalan baik. Sebelumnya, terlihat memantau penyemprotan disinfektan di seluruh pelayanan publik di Belopa.

Baca Juga: Jubir Covid-19 Sulsel Ikut Terinfeksi, NA Segara Tunjuk Pengganti

Tak hanya itu, kini Basmin Mattayang memberdayakan peserta pendidikan dan pelatihan (Diklat) di Balai Latihan Kerja (BLK) dalam menghadapi wabah covid-19 sebagai upaya memaksimalkan masyarakat terapkan ‘social distancing’

Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang, memerintahkan agar peserta Diklat BLK Luwu yang mengambil jurusan menjahit untuk diarahkan membuat masker atau alat pelindung wajah sebanyak-banyaknya.

“Wabah covid-19 harus kita lawan dan antisipasi. Segala cara harus kita coba seperti menyedikan masker, terlebih saat ini stock masker sangat terbatas bahkan mulai langka,” ujarnya.

Baca Juga:NA Tinjau RS Pasien Covid-19 dan Siapkan Hotel Tenaga Medis

Selain itu menurut Basmin, cara ditempuh untuk melawan penyebaran covid-19 dengan aktif memberi imbauan, penyemprotan cairan disinfektan, serta pelayanan kepada pasien.

“Kita maksimalkan gerakan ‘social distancing’, dengan menjaga jarak hingga dua meter antara orang satu dengan yang lainnya,” sebut Basmin.

Kendati demikian, pintu masuk Luwu–batas Luwu-Wajo belum diperketat. Paling tidak, sterilisasi kendaraan dan orang masuk maupun melintas di jalur trans Sulawesi.

Indikasinya, tercatat data sementara self monitoring atau pemantauan orang yang datang dari luar daerah baik itu dalam negeri maupun luar negeri berjumlah 512 orang, ODP 38 orang. Data ini dilaporkan H.Basmin saat rapat dengan Gubernur Sulsel melalui video conference atu rapat daring (dalam jaringan).

Terpisah, menyikapi arahan Bupati Luwu, Sekretaris Disnakertras Luwu Muh. Ilyas mengatakan melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) akan memproduksi seribuan masker yang nantinya siap dibagikan kepada masyarakat.

“Pekan ini seribu masker kami selesaikan dan didistribusikan ke warga,” ujarnya.(jp/sr/*)

Next Post

Polres Luwu Menggulung Pelaku Curanmor, Satu Diduga Penadah Ikut Diamankan

Jum Mar 27 , 2020
Luwu, Saorakyat.com–Menghadapi situasi darurat wabah Covid-19, pemerintah diminta proaktif dan kreatif dalam pencegahannya. Itu satu bagian dari instruksi Presiden Jokowi pada suatu rapat di Jakarta. Situasi darurat demikian, dibutuhkan empati. Bukan saatnya memanfaatkan momen untuk mencari simpati. Terkhusus misalnya, daerah yang akan gelar pilkada. Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang sebagai […]