Batik Tenun Rongkong Dipatenkan

Lutra, Saorakyat.com – Kementerian Hukum dan HAM, secara resmi menerbitkan Surat Pencatatan Ciptaan atau Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk tenun batik asal Rongkong, Lutra.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Apriyadi, menyerahkan langsung sertifikat HaKI untuk tenun Rongkong yang diterima Bupati Lutra, Hj. Indah Putri Indriani

“Kami tersanjung karena pak Kakanwil dan rombongannya mengenakan baju batik motif Rongkong,” ujar Bupati Indah Putri Indriani usai menerima sertifikat HaKI tenun Rongkong kemarin.

Indah Putri, langsung menginstruksikan seluruh ASN Lutra secara reguler mengenakan pakaian batik setiap hari Kamis dalam minggu berjalan.

“Kami yang ada di daerah juga segera akan menginstruksikan ASN agar setiap hari Kamis mengenakan kain batik dengan motif Rongkong saat bekerja melaksanakan tugasnya sebagai ASN,” kata Indah Putri Indriani.

Bupati menjelaskan bahwa kain dengan motif Rongkong, salah satu kekayaan intelektual yang ada di Lutra. Makanya, sudah menjadi kewajiban ASN maupun masyakat untuk melestarikan kekayaan-kekayaan intelektual yang dimiliki Kabupaten yang berjuluk Bumi Lamaranginang.

Pada Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Peningkatan Permohonan dan atau Pencatatan Kekayaan Intelektual di Kabupaten Lutra yang dilaksanakan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Senin kemarin (3/2/2020), di Ruang Rapat Wakil Bupati yang dibuka langsung Wakil Bupati Lutra Muhammad Thahar Rum.

Dalam rakor tersebut dihadirkan 8 Perangkat Daerah (PD), yakni DP2KUKM, Disbudpar, Badan Kesbangpol, DPMPTSP, Dinas Perikanan, Dinas PMD, Dinas TPHP, dan Bagian Hukum Setda.

“Kita mengapresiasi pelaksanaan Rakor ini. Apalagi tadi disebutkan kopi Seko masuk salah satu kekayaan intelektual yang didaftarkan,” tutur Wabup Thahar.

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel, Sri Yuliani, menyebutkan, ada banyak potensi kekayaan intelektual yang dimiliki Lutra.

“Ada beberapa potensi kekayaan di Lutra yang akan kami catat dan daftarkan izinnya, salah satunya adalah kopi Seko,” ungkap Sri.

Selain kopi Seko, potensi kekayaan intelektual lainnya yang dimiliki Lutra adalah beras, termasuk tenun lainnya.

“Kami di sini menginventarisir potensi kekayaan intelektual yang ada untuk kami laporkan nanti ke Menteri kami,” terangnya.

Untuk itu, dia berharap, delapan SKPD ini bisa bersinergi dan berkolaborasi.

“Besar harapan kami, agar kita yang hadir hari ini bisa bekerja bersama di dalam memajukan dan menyejahterakan masyarakat yang ada di Lutra. Sekaligus juga kami sampaikan bahwa kehadiran kami juga dalam rangka mendorong percepatan berbisnis dan berinvestasi sesuai arahan bapak Presiden,” tukasnya.(yus/*)

Next Post

Besok, Kantor Camat Sabbang Selatan Diresmikan

Rab Feb 5 , 2020
Lutra, Saorakyat.com – Kementerian Hukum dan HAM, secara resmi menerbitkan Surat Pencatatan Ciptaan atau Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk tenun batik asal Rongkong, Lutra. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Apriyadi, menyerahkan langsung sertifikat HaKI untuk tenun Rongkong yang diterima Bupati Lutra, Hj. Indah Putri Indriani “Kami tersanjung […]