Bupati Lutra Instruksi Camat Hingga Kadus untuk Edukasi Masyarakat

Lutra, Saorakyat.com –Bupati Luwu Utara, Indah Puteri Indriani kembali intruksikan para camat, kepala desa hingga tingkat dusun untuk mengedukasi masyarakat terkait Covid-19.

Hal tersebut, menyusul diperpanjangnya masa tanggap darurat Covid-19 hingga 29 Mei 2020 oleh pemerintah. Pun menyikapi arahan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat vidio conference beberapa waktu lalu. Instruksi Bupati Lutra ini disebar melalui WhatsApp, Sabtu, (28/3/20)

“Rekan-rekan camat yth, masa tanggap darurat covid-19 telah diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Akibatnya cukup banyak keluarga dan warga kita yang pulang kampung. Diharapkan menginstruksikan ke kepala desa/lurah untuk menggerakkan kepala dusun/kepala lingkungan untuk secara aktif mendata warga yang datang/pulang kampung,” tulis Indah pada aplikasi pesan WhatsApp.

Baca Juga: Langkah Serius AK-AS Menuju Pilkada Lutra, Surat Sakti PKS Sudah Dikantongi

Lanjut pesan Indah, Khusus mereka yang datang dari daerah terjangkit, agar diingatkan untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari. Untuk memudahkan pemantauan, mohon bekerjasama dengan keluarga dan melibatkan Babinsa serta Babinkantimbas.

Terkait dengan banyaknya informasi yang tidak benar beredar melalui media sosial, Indah juga berharap agar para camat membekali kadus/kaling dengan informasi yang utuh.

Baca Juga: Sebaran Covid-19 di Lutra Masih Terkendali, Dua PDP Belum Ada Hasilnya

“Banyaknya informasi yang tidak benar beredar melalui medsos dan cerita sesama warga, kiranya juga membekali para Kadus/Kaling, Babinsa dan Babinkantimbas informasi yang utuh terkait covid-19. Serta mengedukasi masyarakat supaya tetap tenang, tidak terprovokasi melakukan aksi-aksi yang bisa berakibat pada kondusifitas wilayah masing-masing,” ujar Indah saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/20)

Selain itu lanjutnya, juga perlu dilakukan secara aktif mengedukasi masyarakat, tentang apa itu OTG (Orang Tanpa Gejala), ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan)–ada 3 klasifikasi sehingga tidak semuanya harus dirujuk ke RSUD.

Baca Juga: Pintu Masuk Luwu Diperketat untuk Cegah Sebaran Covid-19

Untuk informasi yang benar kata dia, kiranya membaca protokol termasuk perlakuan yang tepat terhadap mereka.

“Penting untuk tidak membuat stigma buruk terhadap OTG, ODP, dan PDP, tetapi justru harus disupport agar mereka konsisten dan kuat melalui masa karantina dan pemulihan,” terang Indah.

Indah juga mewanti-wanti agar para camat, kades, hingga kadus untuk mengimbau secara terus menerus dan persuasif kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan atau menunda kegiatan-kegiatan yang berpotensi mengumpulkan banyak warga. Seperti pengajian, resepsi pernikahan, arisan, misa, peringatan keagamaan, wisuda santri, dan lain-lain.

Baca Juga: Polres Luwu Menggulung Pelaku Curanmor, Satu Diduga Penadah Ikut Diamankan

“Menutup sementara tempat hiburan, pasar malam, tempat-tempat wisata baik yang dikelola oleh pemerintah, bumdes, atau swasta lainnya,” kata Indah

Bupati Lutra juga mengingatkan untuk tidak menutup apotek/toko obat, pasar, toko, warung atau tempat-tempat penjualan bahan pokok/sembako. Tapi melakukan pengaturan waktu dan protokol kesehatan.

Sedang untuk aksi-aksi sosial dan kemanusiaan lanjutnya, yang dilakukan di lapangan agar tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan. Protokol keselamatan dan perlindungan diri agar betul-betul ditaati, termasuk social distancing/physical distancing. ”

“Saya berharap pesan ini kiranya diingatkan setiap hari, dengan menyesuaikan kondisi harian dan psikologi masyarakat,” tutup Indah (rn/sr)

  • #Social Distancing

Next Post

Skenario Buruk Dampak Corona ke RI: Pertumbuhan Nol Persen, Utang Bertambah

Sab Mar 28 , 2020
Lutra, Saorakyat.com – Bupati Luwu Utara, Indah Puteri Indriani kembali intruksikan para camat, kepala desa hingga tingkat dusun untuk mengedukasi masyarakat terkait Covid-19. Hal tersebut, menyusul diperpanjangnya masa tanggap darurat Covid-19 hingga 29 Mei 2020 oleh pemerintah. Pun menyikapi arahan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat vidio conference beberapa waktu lalu. […]