Bupati Minta Tim Gugus Tugas Perketat Pengawasan, Cluster Temboro Patut Diwaspadai

Posko Pengawasan Sebaran Covid-19 di batas Luwu-Kota Palopo

LUWU, Saorakyat.com— Bupati Luwu, H Basmin Mattayang yang sekaligus bertindak sebagai Ketua Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 kembali melakukan kunjungan ke Posko batas antara Luwu-Kota Palopo di Kecamatan Bua, Sabtu (2/5/20)

“Kita harus lebih perketat pengawasan, catat semua orang yang masuk wilayah Luwu terutama mereka yang datang dari daerah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19,” kata Basmin

Selain memperketat pengawasan, koordinasi antara tim gugus tugas kabupaten dan kecamatan harus lebih ditingkatkan.

Baca Juga:

“Tim gugus tugas kecamatan harus terus melakukan komunikasi dengan petugas yang berada di posko batas, jika ada pendatang masuk wilayahnya,” ujar Basmin

Maka tanggung jawab tim gugus tugas kecamatan kata.dia, melakukan pemantauan dan edukasi kepada para pendatang.

Bupati mengatakan, langkah ini harus dilakukan sebagai upaya Pemkab Luwu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Kita jangan lengah dan harus tetap waspada. Saya berharap masyarakat tetap mematuhi imbauan pemerintah, agar selalu memakai masker jika ingin keluar rumah, hindari keramaian, jaga jarak dan senantiasa menjaga kebersihan diri serta lingkungan,” harapnya.

Baca Juga:

Bupati mengucapkan rasa terima kasih atas kinerja yang tunjukkan oleh tim gugus tugas dari berbagai unsur, antaralain, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Senkom Mitra Polisi.

Diketahui, kasus positif Covid-19 di Luwu sebanyak dua (2) orang. Satu (1) meninggal dunia dari cluster Makassar. Satu (1) orang saat ini dalam perawatan di RSUD Batara Guru, santri dari cluster Temboro, Magetan.

Selain itu, tercatat pada data harian gugus tugas Covid-19 Luwu sebanyak 16 OTG, 211 ODP, 3 PDP.

Pelaut Postif Covid-19

Sementara itu, belakangan salah seorang pelaut asal Kecamatan Bajo, Luwu, dinyatakan postif Covid-19, sesuai hasil pemeriksaan spesimen swab di Labkes Dinkes Sulsel.

Pelaut tersebut sudah lama bertempat tinggal di Kota Parepare. Ia kini dirawat di RS Parepare.

Sebelum dinyatakan positif Covid-19, pasien tersebut sempat berkunjung ke kediaman keluarganya, di Kecamatan Bajo.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Luwu, dr Daud Mustakim, yang dikonfirmasi, Jumat 1 Mei 2020, membenarkan adanya informasi tersebut.

“Pasien itu tinggal di Parepare. Infonya begitu pernah ke Bajo ” katanya, saat dihubungi melalui WhatsApp.

Menyikapi informasi itu, Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Luwu langsung mengambil langkah cepat untuk melakukan spesimen swab terhadao tiga (3) orang keluarga pasien tersebut untuk dikirim ke Makassar.

“Sudah diambil spesimen swab-nya dikirim ke Makassar. Semoga secepatnya ada hasilnya. 3 orang itu adalah ibu, bapak, dan adiknya,” ungkapnya.

Terlepas dari itu, gugus tugas Covid-19 Luwu harus lebih pro-aktif untuk lakukan contact tracing terhadap cluster Temboro dan sejumlah orang pelaut yang pulang kampung. Sebab tidak menutup kemungkinan masih adanya yang belum terlacak, terutama di wilayah Kecamatan Ponrang.(jp/as)

Next Post

Sudah Tiga Pasien Covid-19 Disembuhkan di RSUD Lakipadada Toraja

Ming Mei 3 , 2020
Posko Pengawasan Sebaran Covid-19 di batas Luwu-Kota Palopo LUWU, Saorakyat.com – Bupati Luwu, H Basmin Mattayang yang sekaligus bertindak sebagai Ketua Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 kembali melakukan kunjungan ke Posko batas antara Luwu-Kota Palopo di Kecamatan Bua, Sabtu (2/5/20) “Kita harus lebih perketat pengawasan, catat semua orang yang […]