Daud Mustakim: Status PDP yang Meninggal Domisili Makassar, Bukan Rujukan dari Luwu

Luwu, Saorakyat.com–Direktur RS Batara Guru, Belopa, Luwu dr. Daud Mustakim mengatakan menyaoal adanya warga Walenrang, Luwu dalam status PDP yang meninggal bukan rujukan dari Luwu. Warga tersebut berdomisili di Makassar.

“Jadi dia asal Walenrang, tapi domisili di Makassar. Makanya, tidak tercatat di PDP Luwu yang ada di website,” kata dr. Daud Mustakim yang dihubungi Jumat(3/4/20) malam ini sekira pukul 22:34 wita.

Baca juga: Warga Luwu Status PDP Meninggal di Makassar

Diketahui, NR (70) warga Lalong, Walenrang itu meninggal dunia di RS Haji Makassar, Kamis kemarin. Pagi tadi jenazahnya tiba. Empat orang tim medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap mengantar jenazah tersebut dengan dengan mobil ambulance. RS Haji Makassar tercatat salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Sulsel.

Baca juga: Bupati Lutra Siapkan Anggaran Rp23 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Sementara itu, Wakil Ketua Satgas Covid-19 Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto mengatakan enam penggali kubur jenazah status PDP itu, kini dikarantina beberapa hari ke depan. Musababnya tidak menggunakan perlengkapan standar saat pemakaman.

“Sudah dijemput usai pemakaman menggunakan kendaraan Satpol PP Luwu. Karantina tersebut sesuai dengan SOP dalam penanganan pasien Covid,” ujar Fajar Dani yang juga Kapolres Luwu. (jp/as)

Next Post

Kasus Positif Covid-19 Belum Terkendali, Tapi Sudah 150 Sehat Total

Sab Apr 4 , 2020
Luwu, Saorakyat.com–Direktur RS Batara Guru, Belopa, Luwu dr. Daud Mustakim mengatakan menyaoal adanya warga Walenrang, Luwu dalam status PDP yang meninggal bukan rujukan dari Luwu. Warga tersebut berdomisili di Makassar. “Jadi dia asal Walenrang, tapi domisili di Makassar. Makanya, tidak tercatat di PDP Luwu yang ada di website,” kata dr. […]