Empat Rumah Warga Hangus Terbakar di Kawasan Pasar Tradisional Bua

Kebakaran empat unit rumah di sekitar kawasan pasar tradisional Bua: Foto: JP-Saorakyat.

LUWU, SAORAKYAT– Kebakaran melanda kawasan sekitar Pasar Rakyat Bua, di Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Selasa (6/1/2026) sore sekitar pukul 16: 30 WITA

Akibat peristiwa tersebut, menghanguskan empat unit rumah warga. Dua unit rumah diantaranya nyaris ludes rata dengan tanah

Pantauan saorakyat.com, kobaran api membumbung tinggi hingga terlihat dari jauh di poros Trans Sulawesi. Sementara titik kobaran api berada sekitar 100 meter masuk lorong dekat kawasan pasar tradisional Bua.

Sekitar pukul 16.50 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Luwu tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Beruntung, tidak lama setelah kejadian, hujan dengan intensitas cukup deras mengguyur lokasi, sehingga membantu petugas memadamkan api dan mencegah kobaran api merembet ke kios-kios di Pasar Rakyat Bua.

Salah seorang korban, Jumardin, menuturkan kronologi awal dirinya mengetahui rumahnya terbakar.

Saat kejadian, ia baru saja tiba di rumah usai dari Padang Sappa untuk menerima dan mengambil bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Saya baru saja tiba di rumah, tiba-tiba anak saya berteriak kalau ada api di dalam rumah,” ujar Jumardin saat di lokasi kejadian.

Ia menuturkan, api dengan cepat menjalar sehingga tidak memungkinkan lagi untuk menyelamatkan barang-barang di dalam rumah.

“Saya langsung mengarahkan seluruh keluarga anak, istri, dan orang tua menyelamatkan diri, tak pedulikan lagi barang-barang dalam rumah,” sebutnya.

Hembusan angin yang cukup kencang, sebab posisi rumah sekitar areal terbuka, tepatnya berada berdampingan areal persawahan hingga kobaran api begitu cepat menjalar.

“Seluruh isi rumah habis terbakar, mulai dari mesin cuci, televisi, komputer, laptop, mesin laundry karpet, hingga seluruh berkas. Hanya mobil terselamatkan,” ujarnya.

Kerugian akibat peristiwa tersebut masih proses pendataan, termasuk penyebab kebakaran tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini