Gatot Nurmantyo Siap Tanggung Jawab Jika Ada Masalah Hukum di Deklarasi KAMI

Gatot Nurmantyo. Foto: Instagram

JAKARTA, Saorakyat.com–Sejumlah tokoh mulai dari Din Syamsuddin, Amien Rais, Gatot Nurmantyo, Rocky Gerung, Lieus Sungkharisma hingga Said Didu menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (18/8/20)

Gatot Nurmantyo sebagai salah satu deklarator mengungkapkan ia siap bertanggung jawab, jika ada masalah hukum karena deklarasi KAMI hari ini.

“Saya tekankan di sini, sejak pembukaan dalam acara ini sampai penutupan nanti, apabila ada hal-hal yang berkaitan berdasarkan hukum, maka keseluruhannya yang bertanggung jawab adalah saya pribadi, Gatot Nurmantyo,” ucap Gatot di hadapan ratusan peserta deklarasi yang hadir, Selasa (18/8/20).

Sontak, ucapan Gatot ini disambut riuh dan tepuk tangan dari para peserta yang hadir.

Di awal, Gatot mengungkapkan KAMI sengaja melakukan deklarasi hari ini karena masih dalam momentum HUT ke-75 RI. Apalagi, ia melihat masih banyak permasalahan, keresahan, dan kekeliruan di Tanah Air ini.

“Sebagai mantan tentara, 38 tahun yang lalu saat mengawali dinas keprajuritan, saya bersumpah demi Allah, saya bersumpah yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Inilah antara lain bunyi sumpah saya, yang hingga sampai saat ini tidak pernah dicabut,” ujar Gatot dilansir Kumparan.com

“Sumpah yang akan terus melekat di dalam diri setiap prajurit hingga mengantarkannya ke liang lahat,” imbuhnya.

Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia. Foto: Youtube/Realita TV

Deklarasi KAMI ini bertujuan untuk mengoreksi kebijakan negara yang dinilai masih banyak permasalahan. Bahkan, KAMI juga memiliki 10 jati diri, yakni:

Koalisi aksi menyelamatkan Indonesia adalah gerakan moral rakyat indonesia dari berbagai elemen dan komponen yang berjuang bagi tegaknya kedaulatan negara terciptanya kesejahteraan rakyat dan terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Koalisi aksi menyelamatkan indonesia berjuang dan bergerak untuk melakukan pengawasan sosial kritik dan koreksi dan meluruskan kiblat negara dari segala bentuk penyimpangan dan penyelewengan.

Koalisi aksi menyelamatkan Indonesia berjuang dengan melakukan berbagai cara sesuai dengan konstitusi baik melalui edukasi maupun cara pengawasan sosial politik moral dan aksi aksi dialogis persuasif fan efektif.

Koalisi aksi menyelamatkan Indonesia sebagai koalisi rakyat dengan latar belakangan kemajemukan agama, suku, profesi, afiliasi politik, menjunjung tinggi kemajemukan kerukunan dan kebersamaan. Pandangan dan sikap aksi koalisi menyelamatkan Indonesia adalah perwujudan
dari hal hal yang dapat disepakati.

Koalisi aksi menyelamatkan Indonesia mempunyai pandangan dan sikap resmi yaitu yang disepakati secara tertulis oleh dewan deklarator. Di luar itu merupakan sikap pribadi deklarator atau jejaring pendukung Koalisi aksi menyelamatkan Indonesia di pusat daerah dan di luar negeri

Koalisi aksi menyelamatkan Indonesia sebagai gerakan moral rakyat, yang bersifat nasional menerima dukungan dan penyaluran aspirasi rakyat di daerah daerah dan warga negara Indonesia di luar negeri. Walau tidak ada hubungan struktural organisatoris, namun koalisi aksi menyelamatkan Indonesia berkewajiban moral menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi itu.

Koalisi aksi menyelamatkan Indonesia baik secara bersama-sama atau sendiri sendiri dan jejaringnya berjuang untuk tujuan perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga segala bentuk penyimpangan dan penyelewengan dapat dihentikan.

Kami bergerak secara berkesinambungan atas dasar keyakinan bahwa kebenaran dan keadilan harus tegak serta kebathilan dan kemunkaran harus sirna. (asy)

Next Post

Beberkan Dinasti Politik Gagal, PAN Contohkan Keluarga SBY hingga SYL

Jum Agu 21 , 2020
Gatot Nurmantyo. Foto: Instagram JAKARTA, Saorakyat.com–Sejumlah tokoh mulai dari Din Syamsuddin, Amien Rais, Gatot Nurmantyo, Rocky Gerung, Lieus Sungkharisma hingga Said Didu menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (18/8/20) Gatot Nurmantyo sebagai salah satu deklarator mengungkapkan ia siap bertanggung jawab, jika ada masalah hukum […]