Hasil Negatif Bukan Jaminan Bebas dari Virus Corona

Jakarta,Saorakyat.comJuru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengungkapkan hasil negatif bukan jaminan yang bersangkutan bebas dari paparan virus corona.

“Hasil negatif tidak memberikan jaminan yang bersangkutan tidak terinfeksi,” ungkapnya saat konferensi pers, Minggu (22/3/20).

Yurianto mengatakan, tes cepat yang akan lakukan pemerintah untuk melihat respons serologi darah dari infeksi yang masih berada di kisaran 6 sampai 7 hari. Tentunya respon imun di dalam tubuhnya sudah ada infeksi.

Baca Juga: Pasien Corona di Indonesia Meroket, 514 Positif, 48 Meninggal, 29 Sembuh

“Olehnya itu untuk memastikan apakah memang betul-betul negatif atau memang masih pada masa dimana respons solusinya belum terbentuk. Jadi tidak ada satu pun yang memberikan garansi,” ucapnya.

Jika hasilnya ditemukan positif maka akan melakukan pemeriksaan ulang dengan menggunakan PCR.

“PCR ini adalah pemeriksaan dengan metode molekuler yang memiliki sensitivitas jauh lebih tinggi dibanding dengan kreativitas yang berbasis teknologi,” jelasnya.

Baca Juga: Tingkat Kematian Corona di Indonesia Capai 9.3%

Olehnya, nanti akan dipisahkan antara pasien positif tanpa keluhan atau positif dengan keluhan.

Sementara, pemerintah melalui BNPB Gugus Satgas Covid-19 terus melakukan sosialisasi secara massif agar masyarakat mencegah penularan corona dengan cara social distancing dan work from home. Baik itu melalui media elektronik, media sosial dan sms berantai.

Salah satu pesan BNPB via sms: Social Distancing, kurangi kontak langsung. Jika SAKIT tetap di rumah. Jaga jarak aman minimal 1 meter. Dapatkan informasi akurat dan terpercaya covid19.go.id (sr/*)

Next Post

Kantor DPRD Lutra dan Tiga Pasar Induk Disemprot Disinfektan

Sen Mar 23 , 2020
Jakarta,Saorakyat.com—Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengungkapkan hasil negatif bukan jaminan yang bersangkutan bebas dari paparan virus corona. “Hasil negatif tidak memberikan jaminan yang bersangkutan tidak terinfeksi,” ungkapnya saat konferensi pers, Minggu (22/3/20). Yurianto mengatakan, tes cepat yang akan lakukan pemerintah untuk melihat respons serologi darah dari infeksi […]