Kasat Reskrim Polres Luwu: Jika Ada Korupsi Dana Desa Langsung Diproses Hukum

AKP Faisal bersama Erny Veronika Maramba sebagai narasumber Pengelolaan Dana Desa dan Bumdes se Kabupaten Luwu. –Foto:Istimewa–

LUWU, Saorakyat.comKasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam S.IK, SH memberikan penekanan dalam pengelolaan Dana Desa dan Bumdes. Salah satunya terkait penyalahgunaannya yang terdapat unsur pidana.

“Jika dalam penelusuran ada temuan administrasi maka akan diserahkan ke APIP, namun jika ada tindak pidana tentu kita langsung proses pidananya,” tandas Faisal
selaku narasumber Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengelolaan Dana Desa dan BUMDes yang diinisiatori Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) pada Bimtek Pengelolaan BUMDes se-Kabupaten Luwu angkatan pertama di Kota Palopo Selasa (15/12/20).

Menurut Faisal, Polri dalam hal pengawasan Dana Desa, selektif menerima aduan masyarakat. Olehnya, kepolisian kerja sama dengan APIP.

Selain itu kata dia, penekanan dari Presiden RI soal pengwasan Dana Desa harus fokus pada pekerjaan padat karya, termasuk memberdayakan para pedagang lokal

”Saran saya Dana Desa jangan dikontrakan ke pihak ketiga dan jangan dikorupsi, jika itu terjadi akan masuk rana hukum”

–Kasat Reskrim Polres Luwu: AKP Faisal Syam S.IK, SH–

Menurut Faisal, pengelolaan Dana Desa harus yang menjadi prioritas adalah jalan dan jembatan, tambatan perahu, pemberdayaan dan pengembangan jaringan informasi dan beberapa item lainnya. Prinsip pengelolaan dana desa mengutamakan keadilan dan swakelola dengan melibatkan elemen masyarakat desa.

“Dana Desa harus dikelola transparan,efektif dan akuntabel. Saran saya, sebaiknya lebih inovatif dan selektif pengelolaannya,jangan semata fokus simpan pinjam, tapi lebih dari itu ke sektor usaha desa lainnya”ungkap Faisal.

Sementara, Kajari Luwu Erny Veronika Maramba ,SH.M.Hum yang juga sebagai narasumber mengatakan Pengelolaan BUMDes sebagai garda terdepan pemulihan ekonomi nasional.

”Harapan saya dengan disahkannya UU Cipta Kerja, BUMDes menjadi entitas baru, bukan lagi sekedar badan usaha, tetapi menjadi badan hukum yang kedudukannya setara dengan PT, Koperasi dan perusahaan yang berbadan hukum lainnya,” jelas Erny

Bimtek Pengelolaan BUMDes se-Kabupaten Luwu angkatan pertama ini diikuti desa dari Kecamatan Bastem, Bastem Utara ,Walenrang-Lamasi dan sebagian desa dari Kecamatan Bua.(jep/**)

Next Post

Vaksin Corona Gratis, Sri Mulyani Diperintahkan Realokasi Anggaran

Kam Des 17 , 2020
AKP Faisal bersama Erny Veronika Maramba sebagai narasumber Pengelolaan Dana Desa dan Bumdes se Kabupaten Luwu. –Foto:Istimewa– LUWU, Saorakyat.com—Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam S.IK, SH memberikan penekanan dalam pengelolaan Dana Desa dan Bumdes. Salah satunya terkait penyalahgunaannya yang terdapat unsur pidana. “Jika dalam penelusuran ada temuan administrasi maka […]
Plugin for Social Media by Acurax Wordpress Design Studio
Visit Us On FacebookVisit Us On PinterestVisit Us On InstagramVisit Us On YoutubeVisit Us On TwitterVisit Us On LinkedinCheck Our Feed