Ketua Satgas Covid-19 Luwu Laporan Situasi Terkini ke Wagub Sulsel

1

Luwu, Saorakyat.com–Bupati Luwu, H Basmin Mattayang, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 melaporkan situasi terkini melalui sambungan vedio conference dengan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di aula pertemuan rumah jabatan Bupati, Belopa Utara, Jumat (3/4/20)

Bupati Luwu melaporkan data Self Monitoring berjumlah 2.082 orang. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 85 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 1 orang.

Untuk PDP kata Basmin dalam laporannya, warga yang berasal dari kecamatan Bua, telah dirawat di RSUD Sawerigading Palopo. Hasilnya, pasien tersebut dinyatakan negatif dan telah sembuh. Saat ini diijinkan pulang ke rumah yang selanjutnya melakukan karantina mandiri dan dalam pengawasan Tim Medis Puskesmas Bua.

Baca juga: Zulkifli: Ada 1.247 Orang Tercatat Masuk Luwu, Perlu Dipantau Secara Ketat

Bupati Luwu juga melaporkan langkah-langkah yang telah dilakukan Tim Gugus Tugas Pemkab Luwu. Diantaranya, telah membentuk Tim Gugus Tugas ditingkat Kecamatan dengan melibatkan Danramil, Kapolsek, Kepala Puskesmas, Lurah, Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Kepala Dusun, Kepala Lingkungan serta melibatkan pula Tokoh Agama, Tokoh Wanita, Tokoh Pemuda dan Organisasi Kemasyarakatan.

“Pemkab Luwu telah menginstruksikan Tim Gugus Tugas untuk pro aktif menghimbau masyarakat dan memberikan edukasi. Terutama tentang melakukan pola hidup bersih dan sehat serta. Menyampaikan untuk tidak keluar rumah jika tidak ada hal yang penting. Menghindari keramaian dan menjaga jarak dengan orang disekitarnya,” kata
H Basmin Mattayang

Baca juga: Masih Bertahan di Pasar Lama, Pedagang Ditertibkan ke Pasar Baru

Himbauan dan edukasi tersebut lanjut Basmin, juga dilakukan melalui media videotron dan pembagian leaflet kepada masyarakat. Pun pemantauan dan pengawasan terus ditingkatkan terhadap orang yang baru datang dari daerah yang terpapar Covid-19. Baik di batas Kabupaten Luwu maupun di desa tempat mereka tinggal.

“Kami terus berupaya mengadakan APD bagi petugas dilapangan. Khususnya bagi para tenaga medis di Puskesmas dan Rumah Sakit,” lapor Basmin ke Wagub Sulsel.

Menyoal diberlakukannya beberapa kebijakan, Bupati Luwu juga melaporkan dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat. Terutama pelaku ekonomi kecil, sehingga pemerintah tidak menutup warung atau rumah makan, melainkan hanya membatasi waktu buka hingga pukul 20.00 Wita.

Baca juga: Luwu Mulai Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar, Stok Pangan Dijamin Aman

“Dengan adanya Covid-19 ini, sangat berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Sehingga pemerintah daerah perlu mengambil kebijakan yang tidak menambah kesusahan dan beban masyarakat. Pemerintah daerah telah berupaya menjaga kestabilan harga bahan pokok, menjaga persediaan pangan hingga bulan mei serta bagi penerima bantuan langsung melalui Program Keluarga Harapan (PKH) tetap berjalan seperti biasa,” urai Basmin Mattayang.

Diketahui, rapat koordinasi Pemrov Susel ini melalui ‘daring’ merupakan agenda rutin setiap minggunya yang dilakukan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur bersama Bupati/Walikota se Sulawesi Selatan. Tujuannya, mengetahui situasi penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 oleh masing-masing daerah.(jp/as)

Cek di sini:👉Luwu Tanggap Covid-19

Next Post

Sungai Pompengan Meluap, Empat Rumah Terseret Arus Banjir

Jum Apr 3 , 2020
Luwu, Saorakyat.com–Bupati Luwu, H Basmin Mattayang, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 melaporkan situasi terkini melalui sambungan vedio conference dengan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di aula pertemuan rumah jabatan Bupati, Belopa Utara, Jumat (3/4/20) Bupati Luwu melaporkan data Self Monitoring berjumlah 2.082 orang. Sedangkan Orang Dalam […]