Legislator PKS Luwu Akan Perjuangkan Aspirasi Petani di Ponsel

Luwu, Saorakyat.com–Petani di Lanipa, Kecamatan Ponrang Selatan (Ponsel) mengadu ke sejumlah wakil rakyat sekaitan harga gabah yang tidak stabil. Dengan begitu, kesejahteraan petani masih relatif jauh di bawah standar memenuhi kebutuhan hidup yang layak.

Oleh petani setempat, itu terjadi lantaran di Luwu belum adanya penggilingan gabah yang repsentatif bisa menampung dan mengolah jika musim panen. Yang terjadi pengusaha gabah dari luar daerah yang datang membeli gabah.

Menyikapi problema petani di Luwu, khususnya di Kecamatan Ponsel, anggota DPRD Luwu, Sulaiman Ishak melaksanakan reses baru-baru ini untuk menampung aspirasi konstituennya.

“Saya reses di daerah pemilihan dan mengajak Wakil Ketua DPRD Luwu Fraksi Golkar, ZulKifli dan Ketua Komisi II, Fraksi PAN, Wahyu Napeng,” ujar legislator Partai PKS ini, Minggu (8/3).

Menurut Sulaiman, dengan hadirnya kedua pimpinan di rumah rakyat Luwu ini bisa membantu dirinya dalam menyuarakan keluhan petani khususnya dan aspirasi masyarakat lainnya.

“Jadi selain masalah petani ini ada banyak aspirasi masyarakat yang memang butuh perhatian. Misalnya, penanganan antisipasi banjir dan lapangan sepak bola,” sebutnya.

Ketua Komisi II DPRD Luwu, Wahyu Napeng pada kesempatan itu mengatakan, Ponsel harus diperhatikan serius oleh Pemkab Luwu. Karena wilayah ini didominasi oleh sektor pertanian dan perikanan.

“Kita harapkan perhatian serius Pemkab Luwu terhadap wilayah yang memiliki sektor pertanian dan perikanan termasuk di Ponsel ini,” tandas legislator PAN ini yang teguh menolak rencana pinjaman daerah.

Wahyu memaparkan pada penetapan anggaran tahun 2020 ini anggaran Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan sangat minim.

“Semoga kondisi ini bisa dipahami masyarakat dan ke depan harus menjadi perhatian serius. Pasalnya, sektor pertanian penyumbang ekonomi terbesar di Luwu,” cetusnya.

Terkait masalah penggilingan gabah, Wahyu mengatakan akan mengusulkan ke Pemda untuk mengalokasikan anggaran untuk membangunnya. “Baiknya penggilingan ini di Luwu ada dua, satu di walmas dan satu di bagian selatan,” sebut Wahyu

Sementara, Wakil Ketua DPRD Luwu Zukifli, mengajak seluruh masyarakat agar menyampaikan yang menjadi usulan atau program yang prioritas.

“Kami sudah berupaya bersama dengan teman-teman di DPRD, mudah-mudahan tahun berikutnya apa yang menjadi usulan dan aspirasi masyarakat Ponsel di sektor pertanian dan perikanan bisa diakomodir,” kunci Zulkifli. (jp)

Next Post

Ratusan Pelajar SMPN 1 Sabbang Selatan Aksi 'Hijaukan Bumi'

Ming Mar 8 , 2020
Luwu, Saorakyat.com–Petani di Lanipa, Kecamatan Ponrang Selatan (Ponsel) mengadu ke sejumlah wakil rakyat sekaitan harga gabah yang tidak stabil. Dengan begitu, kesejahteraan petani masih relatif jauh di bawah standar memenuhi kebutuhan hidup yang layak. Oleh petani setempat, itu terjadi lantaran di Luwu belum adanya penggilingan gabah yang repsentatif bisa menampung […]