Mengintip Wisata Alam Air Terjun Sarambu Allo

Alam jika dikelolah dengan baik dan dijaga kelestariannya akan memberi dampak baik pula bagi masyarakat. Selain menjadi objek wisata, juga dapat memberi kontribusi untuk peningkatan perekonomian

Laporan : Yustus Bunga

Kabupaten : Luwu Utara

Air terjun Sarambu Alla, berada di Dusun Tonangka, Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang Selatan. Tepatnya tak jauh dari gerbang batas Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Luwu, Desa Pongko, Kecamatan Walenrang (Trans Sulawesi)

Air terjun Sarambu Alla ini, sudah ramai dikunjungi wisatawan lokal. Selain memiliki karakter alam yang khas, cuaca alam yang sejuk, airnya bening dengan warna-warni bebatuan alam yang khas pula.

Pepohonan sekitar kawasan masih rindang, menambah suasana alam sempurna untuk menghirup udara alam yang alami. Tentunya, bagi yang suka bersantai memanjakan diri dengan alam, objek wisata ini menjadi pilihan.

Bukan saja suasana alam di lokasi itu menjadi pilihan berkunjung, tapi hasil perkebunan warga bisa juga dijumpai. Sepanjang jalan menuju kawasan itu, tampak pepohonan durian. Jika musim durian, akan menjadi pilihan pula menikmati lezatnya durian sambil menikmati air terjun.

Olehnya, Dinas Parawisata Luwu Utara, terus melakukan upaya pengembangan objek wisata alam. Salah satunya, objek wisata air terjun
Sarambu Alla.

Agar objek wisata ini tertata dan mempertahankan orisinal alamnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lutra, Yasir Taba memprogramkan setiap hari Jumat bersih-bersih dan membenahi tempat wisata.

“Karena terbatasnya anggaran maka kita terjunkan staff untuk bersih-bersih kawasan setiap sepekan,” sebutnya.

Menurut Yasir, upaya untuk mempromosikan destinasi objek wisata di Bumi Lamaranginang ini, terus dilakukan pihaknya dengan beberapa program-program mingguan. Selain bersih-bersih juga bersepeda ke objek-objek wisata.

“Jadi ini program rutin yang dicanangkan Disbupar tahun 2020, bersihkan lokasi wisata dan bersepeda ke objek-objek wisata,” cetusnya.

Dikatakan Yasir, bersepeda ke lokasi wisata sambil olahraga sekaligus inventasisir apa yang dapat dibenahi dalam upaya menata objek wisata. Sehingga, objek-objek wisata di Lutra lebih menarik dan dapat memanjakan pengunjung. Termasuk akses jalan menuju lokasi wisata,
harus menjadi perhatian.

Wisata air terjun Sarambu Alla masih membutuhkan perhatian khusus. Akses jalan setapak dipenuhi batu-batu cadas yang tajam dan licin. Taman, gazebo dan toilet butuh perbaiakan.

“Semua kita inventasisir untuk menatanya lebih baik. Jalan sebaiknya dirabat beton, walaupun lebarnya hanya sekitaran satu meter,” ujar Yasir.

Yasir menambahkan Pemda Lutra, minim anggaran atau keterbatasan anggaran. Namun kedepannya Dinas Parawisata dan Kebudayaan akan menaruh perhatian khusus pada objek wisata yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Sehingga dapat memberi konstribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan perekonomian masyarakat. (*)

Next Post

Musrenbangdes Paccerakang Hadirkan Lansia dan Disabilitas

Sel Jan 28 , 2020
“Alam jika dikelolah dengan baik dan dijaga kelestariannya akan memberi dampak baik pula bagi masyarakat. Selain menjadi objek wisata, juga dapat memberi kontribusi untuk peningkatan perekonomian“ Laporan : Yustus Bunga Kabupaten : Luwu Utara Air terjun Sarambu Alla, berada di Dusun Tonangka, Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang Selatan. Tepatnya tak jauh […]