Pasang Harga Masker Tak Wajar Akan Kena Sanksi

Jakarta, Saorakyat.com–Pasca adanya dua WNI yang dimumkan pemerintah positif terenfeksi virus korona, kenaikan harga masker baik di pasar tradisional maupun toko-toko online tak terkendali.

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Veri Anggrijono mengatakan, pihaknya akan membekukan dan mencabut izin usaha penjual online yang sengaja menaikkan harga masker yang tak masuk akal.

“Kita peringatkan, kalau memang mereka masih memanfaatkan situasi atau mengambil keuntungan besar-besaran, kita dapat merekomendasikan untuk membekukan dan mencabut izinnya,” tegas Veri pada Rapat Kerja Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Jakarta, Rabu (4/3).

Veri menjelaskan, dalam tahap awal ini, pihaknya mengawasi pasokan masker di gudang, toko-toko, dan para importir untuk memastikan stok aman.

“Kita coba, tahap awal kita sudah melakukan pengawasan ke gudang-gudang, ke toko-toko mereka, ke para importirnya untuk memastikan stoknya ada dulu,” ujar Veri.

Veri mengakui pihaknya sudah peringatkan, boleh mereka untung, tapi juga dalam jumlah yang bisa dijangkau masyarakat

Namun, khususnya pedagang di pasar tradisional sendiri, pihaknya kesulitan melakukan penindakan.

“Di satu sisi kita sudah menjaga harga di para importir dan distributor, tapi ada oknum-oknum yang memanfaatkan dengan melakukan penjualan masker dengan harga yang kurang wajar,” sebutnya.(sr)

Next Post

Nurdin Subandi: UMKM di Lutra Miliki Potensi Besar untuk Berkembang

Kam Mar 5 , 2020
Jakarta, Saorakyat.com–Pasca adanya dua WNI yang dimumkan pemerintah positif terenfeksi virus korona, kenaikan harga masker baik di pasar tradisional maupun toko-toko online tak terkendali. Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Veri Anggrijono mengatakan, pihaknya akan membekukan dan mencabut izin usaha penjual online yang sengaja menaikkan […]