Peduli se-Profesi, DPD PPNI Luwu Serahkan Bantuan APD ke DPK

Luwu, Saorakyat.com–Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Luwu menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Dewan Pengurus Komisariat (DPK) di setiap Puskesmas dan Rumah Sakit se-Luwu, Senin (6/4/20)

Ketua DPD PPNI Luwu, Sahrun, SKM, mengatakan keterbatasan APD di tengah pandemi Covid-19, membuat tenaga medis memiliki resiko sangat tinggi. Terlebih lagi mereka harus berada di garda terdepan melayani Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Bahkan hingga pasien positif Covid-19 .

Baca juga: Grafik ODP di Lutra Belum Terkendali, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

“Kami menyerahkan bantuan APD berupa baju, handscoon dan masker ke 24 pengurus DPK se-Luwu sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada anggota yang sekaligus sejawat sebagai garda terdepan menghadapi Covid-19,” kata Sahrun

Kesehatan dan keselamatan para tim medis kata Sahrun, yang berjuang menangani pencegahan dan penularan Covid-19 menjadi prioritas untuk dilindungi. Agar dalam melaksanakan tugas secara optimal, tanpa ada rasa was-was.

Baca juga: TKS Luwu dan Bulog Silang Bahasa soal Stok Beras Habis

“Kami tetap ingatkan teman-teman perawat agar melakukan tindakan sesuai dengan Standard Operation Procedure (SOP) penanganan Covid-19. Yang terpenting tetap semangat dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Sahrun menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota PPNI Kabupaten Luwu yang telah mengabdikan diri bergabung dalam tim Covid-19.

“Semoga sehat selalu dan dalam lindunganNya,”demikian Sahrun.(as/*)

Next Post

Hari ini, Covid-19 di Indonesia 204 Sembuh, Bertambah 247 Positif

Sel Apr 7 , 2020
Luwu, Saorakyat.com–Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Luwu menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Dewan Pengurus Komisariat (DPK) di setiap Puskesmas dan Rumah Sakit se-Luwu, Senin (6/4/20) Ketua DPD PPNI Luwu, Sahrun, SKM, mengatakan keterbatasan APD di tengah pandemi Covid-19, membuat tenaga medis memiliki resiko […]