Pemda Lutra Akan Bedah 55 Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pararra

Lutra, Saorakyat.com–Pemda Luwu Utara (Lutra) akan mengalokasikan anggaran bedah rumah Program Bantuan Stimulan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 55 unit rumah di Desa Pararra Kecamatan Sabbang, yang sumber anggarannya berasal dari APBDes, APBD dan APBN.

“Menghadirkan rumah yang layak bagi masyarakat bukanlah pekerjaan mudah. Tapi, semuanya bisa dilakukan berkat kerja bersama kita semua,” kata Bupati Lutra, Indah Putri Indriani, saat memberikan sambutan di acara Sosialisasi Program Bantuan Stimulan Rumah Tidak Layak Huni, Sabtu (14/3/20), di Desa Pararra Kecamatan Sabbang.

Baca Juga: Jejak Kegiatan Menhub Sebelum Positif Corona, Kunker ke Luwu dan Toraja

Indah menyebutkan, program Bedah Rumah di Desa Pararra adalah tahun ketiga program ini dianggarkan melalui dana desa oleh pemerintah desanya.

“Ini sangat kita dukung karena pemerintah daerah memang mencari dan mengalokasikan bedah rumah untuk daerah yang ikut membantu atas sharing yang dilakukan,” ujar Bupati Indah.

Terkait penggunaan dana desa untuk program bedah rumah, Bupati Indah menyerahkan kembali ke desa masing-masing.

“Kalau memang program bedah rumah menjadi prioritas untuk masyarakat, silakan dianggarkan karena kalau kita mau tunggu semua dari kabupaten akan butuh waktu,” jelasnya.

Baca Juga: Menhub Budi Karya Positif Corona, Tercatat Pasien Nomor 76

Sementara Kepala Desa Pararra, Nirwan, yang ditemui usai acara mengatakan, program ini sangat menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemda Lutra, di mana sejak 2018 – 2019 ada 68 rumah yang dibedah. Dan tahun ini kembali dianggaran 55 unit,” tandasnya.

Diketahui, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, program dengan nama Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BPSPS) dengan nilai Rp17 juta per rumah. Bantuan ini sudah dikucurkan sejak 2015 silam.

Baca Juga: Hadapi Virus Corona, Ini Hal yang Harus dan Jangan Dilakukan

Untuk BSPS dari Kemen-PUPR dengan petunjuk mendasar untuk perbaikan adalah, atap, lantai dan dinding (aladin).

Kendati demikian, sejumah daerah juga melalukan hal sama untuk membantu ketersedian rumah layak huni bagi warga kurang mampu. Seperti kebijkaan yang dilakukan Pemda Lutra dengan sebutan Ratilahu. Nilai anggarannya sebesar Rp15 juta per rumah. (zv/lh/*)

Next Post

Menag Jelaskan Tata Cara Urus Jenazah Pasien Corona

Ming Mar 15 , 2020
Tata cara pengurusan jenazah pasien COVID-19