Pemerintah Gratiskan Biaya Bulanan Listrik 24 Juta Pelanggan

1

Jakarta, Saorakyat.com–Pemerintah mencoba memberikan keringanan beban masyarakat di tengah wabah virus corona. Salah satu kebijakan yang diambil yaitu dengan menggratiskan biaya bulanan listrik bagi 24 juta pelanggan selama 3 bulan.

Presiden Jokowi akan mengucurkan dana senilai Rp 405,1 triliun untuk sebagian sektor seperti kesehatan, keamanan sosial, insentif perpajakan, hingga kredit usaha rakyat.
Selanjutnya ada 150 ribu karyawan pusat perbelanjaan dirumahkan. Ketiga berita tersebut masuk menjadi berita populer ekonomi bisnis, Selasa (31/3).

Baca Juga: Cegah Covid-19, Polres Luwu Kerahkan Water Canon Semprot Disinfektan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar konferensi pers di Istana Bogor untuk menjelaskan kebijakan yang diambil pemerintah untuk mengatasi pandemi COVID-19.

Beberapa bantuan untuk membantu perekonomian masyarakat yang terpukul akibat wabah corona diumumkan.

Salah satunya adalah listrik gratis selama 3 bulan untuk 24 juta pelanggan rumah tangga 450 VA. Pelanggan listrik 450 VA adalah masyarakat miskin yang selama ini mendapat subsidi dari pemerintah.

Baca Juga: Pemkab Tana Toraja Siapkan Fasilitas Hotel Bagi Paramedis

“Perlu saya sampaikan untuk pelanggan listrik 450 VA yang jumlahnya sekitar 24 juta pelanggan akan digratiskan selama 3 bulan ke depan yaitu April, Mei, dan Juni 2020,” kata Jokowi di Istana Bogor, Selasa (31/3).

Di samping itu, Jokowi juga memberikan keringanan untuk pelanggan rumah tangga 900 VA yang tidak mampu. Sebanyak tujuh juta pelanggan listrik subsidi 900 VA akan mendapat diskon tarif sebesar 50 persen untuk 3 bulan.

Baca Juga: Bupati Lutra Keluarkan Kebijakan Larangan Sementara Operasi Bus AKDP dari Makassar

“Sedangkan untuk pelanggan 900 VA yang jumlahnya sekitar 7 juta pelanggan akan didiskon 50 persen, artinya bayar separuh saja untuk April, Mei, Juni,” ujar Jokowi.

Selain keringanan tarif listrik PLN, Jokowi juga mengumumkan sejumlah tambahan bantuan sosial (bansos), mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Pra Kerja, hingga Kartu Sembako.

Baca Juga: Luwu Siapkan Rp3 Miliar untuk Covid-19, Sudah Terpakai Rp1,2 Miliar, Mungkinkah?

Jokowi Tebar Rp 405 Triliun untuk Atasi Dampak Corona, Siapa Saja yang Dibagi?

Presiden Jokowi akan mengucurkan dana senilai Rp 405,1 triliun. Total anggaran tersebut akan dialokasikan untuk bidang kesehatan, keamanan sosial, insentif perpajakan, hingga kredit usaha rakyat.

“Total tambahan belanja dan pembiayaan APBN 2020 untuk penanganan COVID-19 sebesar Rp 405,1 triliun,” kata Jokowi dalam konferensi pers secara virtual di Istana Bogor, Selasa ( 31/3).

Jokowi merinci, anggaran untuk bidang kesehatan dialokasikan Rp 75 triliun, jaring pengaman sosial senilai Rp 10 triliun, insentif perpajakan dan stimulus KUR Rp 70,1 triliun.(*)

Next Post

Pelanggan Listrik 900 VA Diberi Diskon 50 Persen

Rab Apr 1 , 2020
Jakarta, Saorakyat.com–Pemerintah mencoba memberikan keringanan beban masyarakat di tengah wabah virus corona. Salah satu kebijakan yang diambil yaitu dengan menggratiskan biaya bulanan listrik bagi 24 juta pelanggan selama 3 bulan. Presiden Jokowi akan mengucurkan dana senilai Rp 405,1 triliun untuk sebagian sektor seperti kesehatan, keamanan sosial, insentif perpajakan, hingga kredit […]