Satu ODP Corona di Polman Meninggal

Polman, Saorakyat.com–Seorang warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) virus corona di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, meninggal dunia, Jumat (27/3). ODP tersebut baru saja pulang dari Malaysia pada 13 Maret lalu.

“Ternyata paginya meninggal dunia karena keluhan nyeri dada,” kata Kadis Dinkes Sulawesi Barat, Muhammad Alif, saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3).

Dia mengatakan dari laporan yang diterima dari Dinas Kesehatan Kabupaten Polman, yang bersangkutan sebelumnya mengalami gejala flu kemudian diisolasi di rumahnya.

Baca Juga: Langkah Serius AK-AS Menuju Pilkada Lutra, Surat Sakti PKS Sudah Dikantongi

Baca Juga: Sebaran Covid-19 di Lutra Masih Terkendali, Dua PDP Belum Ada Hasilnya

Namun karena kondisinya agak lemah dan mengeluhkan sakit dada, yang bersangkutan kemudian dibawa ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan medis, pasien diketahui mengalami riwayat penyakit jantung dan sering mengalami sesak napas.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Polewali Mandar, Suaib Nawawi, mengatakan yang bersangkutan meninggal dunia bukan karena corona dan belum pernah dilakukan pemeriksaan swab.

“Petunjuk dari dokter bahwa cukup dilakukan isolasi mandiri. Artinya dia masih berstatus ODP,” kata Suaib, yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Polewali Mandar.(sr)

Next Post

Bupati Lutra Instruksi Camat Hingga Kadus untuk Edukasi Masyarakat

Sab Mar 28 , 2020
Polman, Saorakyat.com–Seorang warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) virus corona di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, meninggal dunia, Jumat (27/3). ODP tersebut baru saja pulang dari Malaysia pada 13 Maret lalu. “Ternyata paginya meninggal dunia karena keluhan nyeri dada,” kata Kadis Dinkes Sulawesi Barat, Muhammad Alif, saat dikonfirmasi, […]