SMK Negeri 2 Gandeng Kejari Luwu Gelar Jaksa Masuk Sekolah
LUWU, SAORAKYAT— SMK Negeri 2 Luwu menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu sosialisasi pencegahan kekerasan (bulliying) yang bertajuk Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Rabu, (7/1/2026) di Belopa.
Kegiatan sosialisasi ini adalah wujud aktualisasi dari pihak sekolah terkait banyaknya siswa yang melakukan aksi tawuran dan kekerasan di lingkungan sekolah.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Luwu, Andi Ardiaman, SH, MH menjadi narasumber dihadapan sekitar 60-an pelajar SMK 2 Luwu.
Ia memberikan penyuluhan/penerangan hukum kepada siswa/siswi yang ada di Kabupaten Luwu. Harapannya, agar mereka dapat mengenali hukum sejak dini.
“Jadi kita berharap dengan kegiatan ini pelajar jauh dari hukuman sesuai dengan ‘tag line’ Penyuluhan Hukum Kejaksaan yaitu “Kenali Hukum Jauhi Hukuman” dalam bentuk program Jaksa Masuk Sekolah,” jelas Ardiaman.
Kacab Disdik Sulsel Wilayah XI dalam sambutannya menyampaikan, sosialisasi yang dilakukan oleh Kejaksaan untuk memberikan pemahaman hukum kepada siswa/siswi untuk mencegah kegiatan menyimpang yang ada di sekolah.
Selain itu lanjut dia, pun di lingkungan masyarakat serta sebagai bentuk kepedulian kepada siswa dalam rangka peningkatan pengetahuan umum dan menjadikan siswa/siswi sebagai agen untuk melakukan perubahan yang memerlukan inovasi untuk masyarakat.
Dengan demikian, sosialisasi ini diharapkan berjalan secara konsisten dan produktif agar dapat menekan kasus-kasus tindak pidana yang dilakukan oleh anak di bawah umur dan kenakalan remaja yang ada di Kabupaten Luwu.
Hadir pada kegiatan ini, Kepala Sekolah SMKN 2 Luwu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan SULSEL Wilayah XI, Kasubsi II Intelijen, dan Kasi SMP Cabang Dinas Pendidikan SULSEL Wilayah XI.
Sosialisasi dirangkaikan dengan peresmian Gedung Ruang Praktek Siswa Teknik Alat Berat yang masuk ke dalam program Revitalisasi Satuan Pendidikan.(hms/*)


Tinggalkan Balasan