Walikota Makassar Tegaskan Perayaan Malam Tahun Baru Tanpa Petasan
MAKASSAR, SAORAKYAT – Walikota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)
Munafri Arifuddin, SH, menegaskan perayaan pergantian malam tahun baru tanpa petasan.
Dalam laman Kota Makassar disebutkan, Kebijakan Larangan Penggunaan Petasan pada pergantian tahun tersebut diambil sebagai upaya menjaga ketertiban, keamanan.
Selain itu menunjukkan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Sumatra dan Aceh.
Munafri yang akrab disapa Appi mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun baru secara sederhana, tertib, dan tidak berlebihan.
Appi juga menegaskan, perayaan tanpa petasan, konvoi, knalpot bising, maupun kerumunan terpusat di satu lokasi menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar.
Lebih lanjut, Appi mengatakan sebagai alternatif perayaan, Pemerintah Kota Makassar akan menggelar doa dan zikir bersama pada malam pergantian tahun.
Kegiatan tersebut kata dia, menjadi simbol solidaritas dan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus ajakan untuk mengawali tahun baru dengan refleksi dan kebersamaan.
“Pergantian tahun kita isi dengan doa bersama, agar Makassar dijauhkan dari bencana dan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberi kekuatan dan ketabahan,” kata Munafri.
la menjelaskan, zikir bersama tersebut direncanakan berlangsung pada malam pergantian tahun. Setelah kegiatan doa, masyarakat diimbau untuk kembali ke rumah masing-masing dan merayakan tahun baru bersama keluarga.
Ajakan yang sama juga disampaikan oleh Appi, saat pelantikan secara serentak 7.032 Ketua RT/RW terpilih pada Pemilihan Serentak Ketua RT/RW Desember 2025 yang berlangsung secara demokratis dan sukses
Kebijakan Walikota Makassar tersebut untuk tidak menggunakan petasan di malam pergantian tahun didukung sepenuhnya oleh pihak kepolisian dan yang melakukan akan ditindak tegas.(*)


Tinggalkan Balasan