696 PPPK Paruh Waktu Tana Toraja Terima SK

Pemkab Tana Toraja menyerahkan SK kepada total 696 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Aula Kantor Bupati lantai 3, Kecamatan Makale, Kamis (4/12/2025)

TANA TORAJA, SAORAKYAT – Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada total 696 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Aula Kantor Bupati lantai 3, Kecamatan Makale.

Mereka yang menerima SK terdiri dari 41 formasi tenaga guru, 81 tenaga kesehatan, dan 574 tenaga teknis.

Penyerahan dipimpin Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, didampingi Wakil Bupati Tana Toraja, Erianto Paundanan, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dr. Rudhy Andi Lolo.

Bupati Zadrak menegaskan pentingnya disiplin, membagi waktu antara rumah dan kantor, serta menjaga integritas, profesionalitas, dan moralitas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dapat menjadi teladan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa pegawai pemerintahan harus mampu bekerja, dan diharapkan memperkuat pelayanan publik di berbagai lini pemerintahan agar lebih efektif dan adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pegawai wajib mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab dan konsisten menjaga etika pelayanan di tempat bertugas,” ungkapnya, Kamis (4/12/2025).
Zadrak menekankan akan pentingnya kolaborasi antar pegawai, baik di tempat kerja maupun bersama instansi lainnya.

Menurutnya, pegawai profesional tidak menunggu perintah, tapi memahami tugas dan fungsi masing-masing agar kualitas pelayanan dapat diwujudkan secara optimal.

Zadrak juga menegaskan bahwa pelayanan terbaik kepada masyarakat harus menjadi orientasi utama.
“Melayani dengan hati, cepat, tanggap, dan penuh empati merupakan bentuk pengabdian kepada daerah dan bangsa,” ungkapnya.

Mewakili pemerintah daerah, Zadrak menaruh harapan agar para PPPK memiliki komitmen kuat, tidak mudah terpengaruh hal negatif, serta mampu melakukan evaluasi diri.

Diakhir sambutannya, orang nomor satu di Tana Toraja kembali mengingatkan bahwa, dimanapun pegawai ditempatkan, harus tetap memberikan pelayanan terbaik.

“Apa yang kita miliki hari ini bukan datang begitu saja. Mari bersama-sama menuntaskan pekerjaan besar kita agar Tana Toraja benar-benar menjadi kebanggaan, bukan hanya bagi yang tinggal di daerah ini tetapi juga saudara-saudara kita di perantauan,” pungkas Zadrak. ( * )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini