Setelah Viral Ditanami Pohon Pisang, Jalan Berlubang di Salulino Sudah Ditambal
LUWU, SAORAKYAT—Protes warga Desa Salulino, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulsel, terhadap kondisi jalan rusak hingga ditanami pohon pisang akhirnya membuahkan hasil.
Lubang curam mengancam keselamatan pengguna jalan yang melintas di desa itu kini ditambal.
Jalan tersebut diperbaiki dengan ditambal material aspal setelah viral ditanami warga pohon pisang, sebagai bentuk aksi protes pada Minggu (12/1/2026).
“Lokasinya itu di jalan poros provinsi, berlubang, sudah banyak korban pengendara yang terjatuh,” kata Camat Walenrang Utara, Kasmal, Rabu (14/1/2026)
Ia mengatakan, daerah berlubang itu kerap kali ditimbun oleh warga. Namun karena material seadanya, dengan mudah rusak kembali.
“Seringkali ditimbun warga, tapi tidak tahan, kalau hujan, rusak lagi,” ungkap Kasmal.
Sekira tiga hari setelah ditanami warga pohon pisang, otoritas terkait memperbaiki jalan berlubang tersebut.
Sekretaris Desa Salulino, Tadas menerangkan, lebar lubang mencapai 50 centimeter. Sementara kedalaman lubang berkisar 30 centimer.
Cukup untuk membuat pengendara roda dua terjatuh ketika terporosok di lubang tersebut.
PPK 2.2 PJN Wilayah II Sulsel, Muhammad Rizal mengatakan, jalan yang rusak itu bagian dari jalan nasional.
Jalan itu masuk dalam wilayah PPK 01 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
“Cakupannya batas Kota Palopo sampai ke Wotu, Luwu Timur,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, khawatir dengan kondisi jalan berlubang, warga tanami pohon pisang. Aksi tersebut tidak hanya sebagai protes tapi juga untuk menjaga keselamatan pengendara. (*)


Tinggalkan Balasan