Pemkab Luwu akan Perluas Areal Persawahan Hingga Siap Tanam
LUWU, SAORAKYAT–Pemerintah Kabupaten Luwu mendapat alokasi program percetakan sawah sekitar 447 hektar lebih, di tahun 2026 ini dari Kementrian Pertanian RI.
Hal tersebut terungkap saat Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak menerima kunjungan Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Makassar, Rustan Massinai, di Rumah Jabatan Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu, Jumat (3/4/2026).
Program ini terbagi dua wilayah, yakni wilayah selatan seluas 143,23 hektare yang mencakup delapan kecamatan. Sementara wilayah Walenrang-Lamasi (Walmas) seluas 304,81 hektare di tiga kecamatan.
Dalam pertemuan tersebut juga akan melakukan peninjauan lapangan untuk evaluasi kondisi irigasi dan lahan pertanian di Kabupaten Luwu.
Kepala Balai, Rustan Massinai, menyampaikan, pihaknya akan melakukan evaluasi langsung di lapangan. Termasuk meninjau sawah yang dilaporkan mengalami kekeringan akibat kerusakan saluran irigasi.
“Kami datang untuk menyaksikan langsung di lapangan karena ada beberapa hal yang ingin kami evaluasi terkait pencetakan sawah. Kami mohon dukungan untuk mengawal bersama program ini,” ujarnya.
Berdasarkan SID tahun 2025 kata dia, pada tahun 2026 akan dilaksanakan program pencetakan sawah yang prosesnya hingga siap tanam dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Untuk Kabupaten Luwu lanjutnya, terdapat dua paket cetak sawah, yakni wilayah selatan seluas 143,23 hektare yang mencakup delapan kecamatan, serta wilayah Walmas seluas 304,81 hektare di tiga kecamatan.
Selain itu, pihak balai juga membuka peluang usulan optimalisasi lahan serta akan melakukan survei tambahan lokasi untuk pembangunan irigasi.
Terkait jaringan irigasi, proposal tiga kegiatan telah disampaikan dan tengah menunggu proses verifikasi dan validasi di tingkat direktorat, meliputi 23 irigasi tersier, empat irigasi perpompaan, dan tiga irigasi perpipaan.
Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, mengapresiasi program tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.
“Sinergitas antar lembaga kami inginkan dapat terjaga dengan baik. Kami harapkan Kabupaten Luwu mendapat perhatian khusus dari Kementerian Pertanian karena wilayah pertanian kami sangat luas,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai usulan program demi kepentingan masyarakat, khususnya petani.
“Dengan program cetak sawah ini kami sangat bersyukur karena masih banyak wilayah kami yang membutuhkan. Harapan kami usulan-usulan ini dapat terealisasi,” lanjutnya.
Menurutnya, dukungan pembangunan irigasi akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan hasil pertanian di Kabupaten Luwu.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu sekaligus mendampingi rombongan dalam peninjauan lokasi pencetakan sawah dan usulan perbaikan irigasi.(*)

