Masmindo Memacu Pengembangan SDM Pemuda Menghadapi Kemajuan Daerah

LUWU, SAORAKYAT—Seiring perkembangan investasi dan industri di Luwu, PT Masmindo Dwi Area (MDA) berkolaborasi dengan pemuda, mahasiswa, dan kalangan akademis memacu pengembangan Sumber Daya (SDM) pemuda dalam menghadapi kemajuan daerah.

Inisiasi tersebut diimplementasikan melalui sebuah forum diskusi yang dilakukan di dua tempat, yaitu Palopo dan Makassar, pada hari Minggu, (3/5/2024).

Forum diskusi dengan tema Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Matappa menyediakan wadah bagi organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan perusahaan untuk membahas pengembangan SDM serta persiapan generasi muda dalam menyongsong masa depan daerah mereka.

Rahmad Sabang, Manajer Senior CDE dan Hubungan Eksternal MDA, menekankan bahwa partisipasi anak muda sangat krusial dalam proses pembangunan, khususnya di tengah meningkatnya investasi dan industri di wilayah Luwu.

“Wilayah ini akan mengalami perkembangan. Oleh karena itu, generasi mudanya perlu bersiap, membangun kapasitas, dan mendapatkan peluang untuk berkontribusi,” jelas Rahmad.

Dia menambahkan bahwa berbagai organisasi pemuda dan mahasiswa telah mulai menjalin komunikasi serta terlibat dalam berbagai program bersama perusahaan.

Sebagai langkah tindak lanjut, MDA akan mengadakan kompetisi penulisan ilmiah dan esai yang akan melibatkan organisasi pemuda dan mahasiswa.

Peserta akan diminta untuk menghasilkan ide-ide sesuai dengan tema yang ditentukan, dengan penilaian dilakukan oleh juri yang independen.

Tema yang diangkat mencakup kewirausahaan dan ekonomi kreatif, kearifan lokal Tanah Luwu, digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI), bonus demografi, energi terbarukan, independensi jurnalisme, hingga pertambangan ramah lingkungan.

Menurut Rahmad, forum semacam ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi munculnya gagasan baru dari kalangan muda.

“Banyak ide brilian yang dihasilkan oleh anak muda. Yang penting adalah memberikan kesempatan, mempertemukan, dan menjalankannya secara bersama,” tambahnya.

Diskusi dilakukan dengan suasana yang santai dan interaktif. Beberapa peserta juga menyampaikan pendapat mengenai akses pendidikan, peningkatan kapasitas pemuda, dan peluang kolaborasi antara organisasi dan sektor industri.

Untuk pelaksanaan di Makassar, kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi, di antaranya HMI BADKO Sulawesi Selatan, PP IPMIL Luwu, PB IPMIL Luwu, AMPERA Sulawesi Selatan, PP IKPM Walmas, serta PP MPR Sulawesi Selatan. (*)