Hendak Perkosa Mahasiswi Magang, Kapten Kapal Dikeroyok ABK

Kapten Kapal (kiri) sesaat dihajar ABK setelah melakukan dugaan pemerkosaan, tampak dalam lingkaran biru pelaku sebelum tindakan asusilanya itu. Foto: Screnshoot IG Info Makassar

SULTRA, Saorakyat.com– Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah ABK mengeroyok kapten kapal lantaran hendak memperkosa seorang mahasiswi magang, viral di media sosial.

Dilihat dari video tersebut, Jumat 12 Maret 2021, tampak sejumlah pria anak buah kapal itu mendobrak masuk ke ruangan kapten kapal yang diketahui berinisial KA tersebut.

Usai berhasil masuk ke ruangan itu, para ABK tersebut lantas menarik keluar kapten kapal itu dan mengeroyoknya.

Peristiwa dalam video itu sendiri diketahui terjadi Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kapolsek Bondoala, Konawe Ipda Reginald Sujono membenarkan adanya peristiwa dalam video tersebut.

Ipda Reginald mengatakan bahwa saat ini pelaku yang merupakan seorang kapten di kapal itu telah diamankan di Polsek Bondoala.

“Betul informasinya sempat dikeroyok sama ABK kapal yang lain. Pelaku sudah diamankan di Polsek,” kata Reginald, Jumat (12/3/2021) seperti dikutip dari Detik.com.

Reginald menjelaskan, kejadian percobaan pemerkosaan terhadap mahasiswi magang oleh pelaku terjadi di atas kapal TB KSA 64 yang berada di wilayah Konawe.

Pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah tindakan asusila itu dilakukan saat kapal sedang melaut atau tengah bersandar di dermaga.

“Pastinya di atas kapal, apakah dia lagi berlabuh atau di dermaga kita masih periksa,” tuturnya….

Menurut Reginald, saat ini masih melakukan pemeriksaan terkait beberapa kali percobaan pemerkosaan itu dilakukan oleh KA, termasuk sudah berapa lama korban magang di atas kapal yang dinakodai oleh pelaku.

“Kita masih melakukan pemeriksaan atas itu,” terangnya.

Reginald menjelaskan, percobaan pemerkosaan terhadap korban berinisial GA (19) itu terjadi di dalam ruangan kapten di kapal tersebut. Korban yang masih berstatus mahasiswi diduga dicabuli pada Rabu 10 Maret 2021 malam.

READ  Ibu dan Anak Tewas Bersimbah Darah di Pinrang

Pelaku KA, kata Reginald, awalnya mengajak korban ke dalam kamarnya karena hendak curhat. Namun kemudian pelaku mencabuli hingga berupaya memperkosa korban.

“Pelaku memanggil korban dengan alasan katanya ingin curhat. Namun pelaku langsung melakukan tindakan asusila terhadap korban di atas kapal,” ungkapnya.

Setelah kejadian tersebut, korban langsung melapor kepada pihak keluarga. Pihak keluarga lalu menelepon salah satu ABK di kapal itu.

ABK tersebut,, lantas melaporkan peristiwa yang menimpa mahasiswi magang tersebut asal Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan

“Korban ini merupakan satu-satunya ABK perempuan yang ada di atas kapal tersebut. Untuk berapa banyak korban dicabuli kita masih lakukan pemeriksaan,” ujarnya.(*)